Puncak dari ketinggian adab adalah, saat engkau diam dan mendengarkan seseorang yang berbicara kepada mu, tentang sesuatu yang engkau ketahui dengan baik, sementara dia tidak menguasainya.
Ada tiga pekerjaan terberat menurut Imam Syafi’i rahimahullah : sikap dermawan dalam keadaan sempit, menjauhi dosa dikala sendiri, dan berkata benar dihadapan orang yang ditakuti.
Sungguh akan Allah berikan ujian atau cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang bersabar.
Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Allah akan menambah nikmat kepadamu, namun jika kamu mengingkari nikmat Allah, maka sesungguhnya azab Allah sangatlah pedih.
Seseorang dapat mencapai derajat tertinggi di Surga dengan kebaikan akhlaknya, meskipun dia bukan ahli ibadah. Sebaliknya, seseorang dapat terjatuh pada lapisan terbawah Neraka Jahanam karena keburukan akhlaknya, meskipun Ia ahli ibadah.
Sayyidina Ali bin Abi Tholib rodhiallahu anhu pernah ditanya seseorang tentang bagaimana membedakan antara ujian dan hukuman Allah kepada hamba-Nya ?
Sayyidina Ali bin Abi Tholib rodhiallahu anhu menjawab: Hukuman itu, ketika kamu ditimpa musibah, kamu menjadi semakin jauh dari Allah. Sedangkan ujian itu, ketika kamu ditimpa musibah, kamu menjadi semakin dekat dengan Allah.
Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri, karena hasil akhir dari semua urusan di dunia ini sudah ditetapkan oleh Allah.
Jika sesuatu ditakdirkan untuk menjauh darimu, maka ia tak akan pernah mendatangimu. Namun jika ia ditakdirkan bersamamu, maka kau tak akan bisa lari darinya.