Orang yang tertipu menurut Imam Syafi’i : adalah orang yang merendah dihadapan orang yang tidak menghargainya, mencintai orang yang tidak bermanfaat baginya, dan bangga dengan pujian dari orang yang tidak mengenalnya.
Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.
Nasehat dari Wayne Dyer: Apa yang kita pikirkan akan menentukan apa yang akan terjadi pada kita. Jadi jika kita ingin mengubah hidup, kita perlu sedikit mengubah pikiran kita.
Percayalah bahwa: Satu pertemuan bisa menjadikan anda orang jahat, tetapi tidak bisa menjadikan anda orang miskin. Jadi bersosialisasilah, namun bijaklah dalam memilih, meja mana yang akan kamu duduki.
Jika kamu bertemu orang yang sedang kesulitan, jangan berfikir bahwa Allah sedang menguji hidupnya. Tapi berfikirlah bahwa Allah sedang mengujimu, apakah kamu mampu untuk mengulurkan tangan membantunya.
Kyai Haji Maimun Zubair pernah berkata: Tidak perlu membenarkan diri ke sana kemari agar engkau dikagumi. Jika perilaku dan perbuatanmu benar dari hati, maka diam mu pun akan dihormati dan disegani.
Josh Hind, seorang penulis dan motifator asal Amerika Serikat menginspirasi kita untuk berani bermimpi, tapi yang lebih penting, adalah berani bertindak di belakang mimpimu.
Musibah yang menimpa seorang mukmin adalah penghapus dosa-dosa, dan sebagai pengingat agar kembali kepada Allah. Orang yang bijaksana adalah yang bisa mengambil manfaat dari musibah yang menimpanya.