Jika orang tuamu tidak memiliki nama besar untuk dibanggakan, maka besarkanlah namamu dengan perbuatan baik. Agar bisa membanggakan mereka yang telah membesarkan dirimu.
Terkadang, bukan karena nasihatnya yang menyakitkan, tapi karena egomu belum siap mendengarnya. Kadang yang menolak itu bukan hati mu, tapi harga dirimu yang terus merasa benar.
Ada orang yang menampar, namun membuatmu sadar. dan ada teman yang membelai, namun membuatmu lalai. Jika hatimu tertutup menerima kebenaran, maka kamu tidak akan mau tahu perbedaan keduanya.
Banyak orang tersesat bukan karena tidak punya potensi, melainkan karena sibuk meniru jalan orang lain secara membabi buta, makanya Ia kehilangan arah atau gagal mencapai potensi sejatinya.
Biasanya orang yang baru memiliki Ilmu sejumput, mengira air kobokan sebaskom adalah samudera raya, dan mengira batang pisang adalah tiang-tiang langit.
Sehebat apapun seseorang menceritakan keburukanmu, jika semua itu tidak benar, maka keburukan itu akan berbalik pada diri orang yang menceritakan. Jadi bersabarlah.